Welcome to my blog, hope you enjoy reading
RSS

Jumat, 10 Mei 2013

Antara Logika dan Hati


Hati dan logika pastinya hal yang berbeda meskipun mereka selalu bersama, tapi gak pernah beriringan. Ketika suara hati berbicara belum tentu sejalan dengan logika begitupun sebaliknya. Kecenderungan perempuan lebih menggunakan kata hati ketimbang logika dan laki-laki cenderung menggunakan logika. Itu sebabnya mengapa perempuan itu keliatan cengeng, manja selain karena perasaannya yang lebih lembut dan kecenderungan wanita memang  lebih mengandalkan perasaannya ketimbang dengan logikanya. Tentunya berbeda dengan laki-laki yang ebih menggunakan logikanya. Sehingga dalam suatu hubungan, laki-laki dan perempuan suka bertengkar hanya karena perbedaan pendapat.


Hati, lebih perasa tapi ia rapuh. Logika, memang kuat tak terkira, tapi ia tega. Itu sebabnya ketika di hadapkan pilihan terulit kita di suruh lebih mendengarkan apa kata hati, meskipun nantinya akan menimbulkan banyak luka, walaupun rapuh tapi hati mempunyai kekuatan tersendiri dan luka di hati akan menghilang seiring berjalannya waktu meski sisa-sisa luka akan selalu membekas di hati. Apabila menggunakan logika terkadang keegoisan yang muncul. Meskipun seharusnya antara hati dan logika itu harus seimbang tapi aku rasa itu sulit. Mungkin selamanya Hati dan Logika tak mampu berjalan beriringan, walau tetap harus bersama.

0 komentar:

Poskan Komentar