Welcome to my blog, hope you enjoy reading
RSS

Senin, 01 Desember 2014

Face Detection


Pengenalan Wajah (Face Detection) adalah proses identifikasi manusia dengan menggunakan gambaran raut wajah. Dalam pendeteksian wajah, teknologi ini hanya mengidentifikasi wajah saja dan mengabaikan hal-hal yang lain seperti bangunan pohon tubuh dan lain-lain.
Sistem pengenalan wajah (Facial recognition system) adalah aplikasi komputer untuk secara otomatis mengidentifikasi atau memverifikasi seseorang dari foto digital atau frame video dari sumber video. Salah satu cara untuk melakukan ini adalah dengan membandingkan fitur wajah dipilih dari gambar dan database wajah.

Teknologi pengenalan wajah pada awalnya dikembangkan dalam bidang keamanan, dimana wajah manusia yang bersifat unik memungkinkan untuk dijadikan sebagai Autentifikasi suatu sistem selayaknya Password atau sandi masuk.
Suatu sistem keamanan yang menggunakan sistem pengenalan wajah di dalamnya menjadi lebih susah untuk diterobos, karena proses identifikasinya melibatkan suatu metode identifikasi yang unik, yaitu identifikasi wajah, sehingga hanya orang yang wajahnya dikenali dan memiliki hak saja yang diperbolehkan lewat. Prosesnya pun mudah, hanya perlu berdiri di depan suatu kamera, tidak ada suatu kata sandi (password) atau nomor identifikasi personal yang perlu diingat.

Keuntungan dan kerugian

Keuntungan
Salah satu keuntungan utama adalah tidak memerlukan kerjasama dari subjek tes untuk bekerja dan dapat mengidentifikasi individu di antara kerumunan, tanpa lewat bahkan menyadari sistem.
Kelemahan
Pengenalan wajah tidak bekerja dengan baik termasuk pencahayaan yang buruk, kacamata hitam, rambut panjang, atau benda-benda lain sebagian menutupi wajah subjek, dan gambar resolusi rendah.
Kerugian lain yang serius adalah bahwa banyak sistem yang kurang efektif jika ekspresi wajah berbeda-beda. Bahkan senyum lebar dapat membuat sistem kurang efektif.

Metode Pendekatan Deteksi Wajah
Banyak sekali metode pendekatan yang dapat dilakukan pada tahap deteksi wajah pada kondisi yang berbeda-beda. Metode pendekatan ini adalah metode berbasis fitur (feature-based methods), template matching, metode berbasis tampilan (appearance-based methods). Feature-based methods bertujuan untuk mendeteksi keberadaan dan lokasi fitur seperti mata, hidung, bibir, alis, dan lain-lain. Metode template matching adalah sebuah metode dengan menggunakan template yang disimpan untuk mendeskripsikan sebuah wajah secara utuh atau fitur wajah secara terpisah. Dalam metode template matching ini, keberadaan sebuah wajah dapat diketahui melalui perhitungan nilai korelasi antara citra masukan dan template yang disimpan. Metode appearance-based adalah metode yang menggunakan “template” yang dihasilkan dari training pada dataset citra dan digunakan untuk mendapatkan variabel yang mewakili keberadaan dari wajah itu sendiri. Dibandingan feature-based dan template matching, metode appearance-based memberikan hasil yang lebih baik ketika diterapkan pada sistem dengan sejumlah besar sampel.

Sumber:




0 komentar:

Poskan Komentar